Senin, 03 Oktober 2011

Dalil Shalat Dhuha

Shalat Duhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik. Dhuha secara bahasa adalah terbit atau naik. Disunnahkan melaksanakan pada waktu matahari naik agak tinggi dan panas agak terik atau seperempat siang.

Sekurang-kurangnya shalat ini dikerjakan dalam 2 rakaat, boleh 4 rakaat, 6 rakaat dan maksimal 8 rakaat. Namun ada juga yang menyebut bisa dilakukan 12 rakaat.
Ulama Hanafiah memberi batas bahwa shalat ini dilaksanakan sampai 16 rakaat. Sementara ulama Syafi'iah menyebut jika shalat ini dilakukan lebih dari 8 rakaat, maka rakaat yang lebih tadi terhitung sebagai shalat Mutlaq.

Dari Abu Said r.a berkata:
"Rasulullah SAW selalu melakukan shalat dhuha sampai-sampai kita mengira bahwa beliau tidak pernah meninggalkannya, tetapi jika telah meninggalkan sampai-sampai kita mengira bahwa beliau tidak pernah mengerjakannya."
(HR. Tirmidzi).

Zaid bin Arqam r.a berkata,
"Nabi SAW keluar menuju tempat Ahli Quba, di kala itu mereka sedang mengerjakan shalat dhuha. Beliau bersabda,
"Inilah shalat orang-orang yang kembali kepada Allah, yakni di waktu anak-anak unta telah bangkit karena kepanasan waktu dhuha."
(HR. Ahmad, Muslim dan Tirmidzi).

Label

cerita hikmah (28) Doa (38) hadits (204) haji (6) Islam (202) Makhluk halus (4) Malaikat (1) mukjizat (3) Nabi (2) Puasa (29) qur'an (171) Rasulullah (8) sahabat nabi (10) Shalat (33) Tafsir Mimpi (20) teladan (18) Zakat (1)