Senin, 14 November 2011

Beberapa Dalil tentang Musyrik

Syirik yaitu menyamakan selain Allah dalam Rububiyyah dan Uluhiyyah Allah SWT (menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain).

Pada umumnya menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah, misalnya saja adalah:
  1. Berdoa selain kepada Allah SWT.
  2. Memalingkan suatu bentuk ibadah (menyembelih kurban, bernazar dan sebagainya).

Orang yang berbuat syirik inilah yang disebut dengan musyrik.

Beberapa dalil dalam Al Qur'an mengenai syirik ini adalah sebagai berikut.
 1. Surat Luqman ayat 13.
Allah SWT berfiman,
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Artinya:
"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
(QS. Luqman: 13).

2. Surat An-Nisaa ayat 48.
إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

Artinya:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar."
(QS. An-Nisaa: 48).

3. Surat Al-An'aam ayat 88.
ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya:
"Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-An'aam: 88).

4. Surat Al Maidah ayat 72.

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Artinya:
"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", Padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun."
(QS. Al-Maidah: 72).

Kemusyrikan hanya akan membawa petaka baik di dunia maupun di akhirat. Meski pada awalnya menjanjikan keindahan atau berupa kekayaan dunia, namun pada hekekatnya kemusyrikan, salah satu bentuknya percaya terhadap dukun san pesugihan, sejatinya telah bersekutu dengan setan.

2 komentar:

  1. makasih sharenya cak, di daerahku masih okeh;
    kadang liat orang 'bawa sesuatu' terus ditaruh di bawah pohon, setelah ane tanya jarene *golek nomer* he he

    BalasHapus
  2. Klo menurutku cak, syirik juga bisa berarti kita lebih mementingkan sesuatu misal pekerjaan, dan saking sibuknya misal lagi karena kerjaan kita justru lupa bersyukur kepada Sang Pemberi hidup serta pekerjaan dan semua yang ada di hidup kita.... misal sederhananya kita sampe lupa shalat... Wah-wah ... aku klo mau koment diblogmu kok kotak koment jarang ada toh cak?

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Label

cerita hikmah (26) Doa (36) hadits (202) haji (6) Islam (181) Makhluk halus (4) Malaikat (1) mukjizat (3) Nabi (2) Puasa (29) qur'an (169) Rasulullah (8) sahabat nabi (10) Shalat (33) Tafsir Mimpi (20) teladan (17) Zakat (1)