Hikmah Teladan

Hikmah Teladan Umat Islam

  • Home
  • Sitemap
  • Pasang Iklan
Beranda » Islam » Asal Usul Iblis | Dari Makhluk Mulia Menjadi Musuh Abadi Manusia

Asal Usul Iblis | Dari Makhluk Mulia Menjadi Musuh Abadi Manusia

Siapakah Iblis sebenarnya? Bagaimana awalnya makhluk yang dahulu mulia ini berubah menjadi musuh terbesar umat manusia? Simak kisah lengkapnya berdasarkan Al-Quran dan Hadits dalam artikel ini.

Pendahuluan: Mengenal Sosok Iblis

Iblis adalah musuh terbesar manusia yang telah bersumpah untuk menyesatkan sebanyak mungkin anak cucu Adam. Namun, tahukah Anda bahwa awalnya Iblis bukanlah makhluk yang jahat? Ia pernah menjadi makhluk yang taat dan dimuliakan oleh Allah SWT.
Kisah Iblis adalah pelajaran berharga tentang bahaya kesombongan, ketidaktaatan, dan bagaimana satu dosa kecil bisa menjerumuskan pada kehinaan yang abadi.


Siapakah Iblis Sebenarnya?

Iblis Bukanlah Malaikat

Banyak orang keliru mengira bahwa Iblis adalah malaikat yang membangkang. Padahal, Al-Quran dengan jelas menyatakan bahwa Iblis adalah dari golongan Jin.
Allah berfirman dalam QS. Al-Kahfi ayat 50:
"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: 'Sujudlah kamu kepada Adam,' maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya..."

Asal Penciptaan Iblis

Iblis diciptakan dari api (nar), berbeda dengan Adam yang diciptakan dari tanah. Allah berfirman:
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (QS. Al-Hijr: 26-27)
Rasulullah ﷺ juga bersabda: "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang nyala, dan Adam diciptakan dari apa yang telah disebutkan kepada kalian (tanah)." (HR. Muslim)

Kehidupan Iblis Sebelum Adam

Iblis yang Dahulu Taat

Sebelum diciptakannya Adam, Iblis adalah makhluk yang sangat taat beribadah kepada Allah. Karena ketaatannya, ia diangkat oleh Allah ke tingkatan yang tinggi sehingga dapat bergaul dengan para malaikat di langit.
Para ulama menjelaskan bahwa Iblis (yang saat itu bernama Azazil) adalah seorang ahli ibadah di kalangan jin. Saking tekunnya beribadah, ia diangkat ke langit dan diperbolehkan bersama para malaikat.

Nama Asli: Azazil

Menurut beberapa riwayat dari para sahabat dan tabi'in, nama asli Iblis sebelum diusir dari rahmat Allah adalah Azazil yang berarti "Kekuatan Allah" atau "Yang Diinginkan Allah". Ia berasal dari golongan jin yang bernama Al-Jann.

Momen Penentu: Perintah Sujud kepada Adam

Penciptaan Nabi Adam AS

Ketika Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS dari tanah dan meniupkan ruh kepadanya, Allah memerintahkan semua makhluk yang ada di langit untuk bersujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan, bukan penyembahan.
Allah berfirman:
"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: 'Sujudlah kamu kepada Adam,' maka mereka pun sujud kecuali Iblis; ia enggan dan menyombongkan diri, dan ia adalah termasuk golongan orang-orang yang kafir." (QS. Al-Baqarah: 34)

Sujud Para Malaikat

Semua malaikat dengan taat langsung bersujud kepada Adam. Namun, Iblis menolak dengan sombong. Inilah momen paling kritis dalam sejarah penciptaan—saat kesombongan mulai menggerogoti hati Iblis.

Dosa Pertama: Kesombongan Iblis

Alasan Penolakan Iblis

Ketika ditanya oleh Allah mengapa ia tidak mau sujud, Iblis menjawab dengan penuh kesombongan:
"Aku lebih baik daripadanya (Adam); Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." (QS. Al-A'raf: 12)
Inilah dosa pertama yang dilakukan Iblis—kesombongan (takabbur). Ia merasa lebih mulia karena asal penciptaannya dari api, sementara Adam dari tanah.

Logika yang Salah

Iblis menggunakan logika materialistik yang keliru:
  • Api dianggap lebih mulia dari tanah
  • Ia lupa bahwa kemuliaan sebenarnya adalah ketaatan kepada Allah
  • Ia lupa bahwa Adam diciptakan dengan bentuk paling sempurna dan diajari nama-nama segala sesuatu
Para ulama menjelaskan bahwa kesombongan Iblis adalah karena:
  1. Merasa lebih baik dari Adam
  2. Merasa lebih mulia asal-usulnya
  3. Tidak mau tunduk kepada makhluk lain
  4. Mendustakan perintah Allah secara tidak langsung

Kutukan dan Pengusiran dari Rahmat Allah

Kemarahan Allah

Mendengar jawaban Iblis yang sombong, Allah SWT murka dan mengusir Iblis dari rahmat-Nya.
Allah berfirman:
"Allah berfirman: 'Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.'" (QS. Al-A'raf: 13)

Permohonan Iblis untuk Ditunda

Iblis yang telah dikutuk tidak langsung menerima nasibnya. Ia memohon kepada Allah untuk diberi penangguhan waktu hingga hari kiamat.
"Iblis berkata: 'Ya Tuhanku, maka beri tangguhlah aku sampai hari (ketika manusia) dibangkitkan.' Allah berfirman: 'Sesungguhnya kamu termasuk yang diberi tangguh sampai hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat).'" (QS. Al-Hijr: 36-38)
Allah mengabulkan permintaan ini sebagai ujian bagi manusia—apakah mereka akan mengikuti jalan Allah atau mengikuti bujukan Iblis.

Sumpah Iblis untuk Menyesatkan Manusia

Dendam dan Ancaman Iblis

Setelah diusir, Iblis menyimpan dendam yang mendalam kepada Adam dan keturunannya. Ia bersumpah akan menyesatkan sebanyak mungkin manusia.
Allah menceritakan sumpah Iblis:
"Iblis berkata: 'Ya Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.'" (QS. Al-Hijr: 39-40)

Strategi Iblis Menyesatkan Manusia

Iblis memiliki berbagai strategi untuk menyesatkan manusia:
  1. Datang dari depan, belakang, kanan, dan kiri "Kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka..." (QS. Al-A'raf: 17)
  2. Menyuruh berbuat maksiat dan keji "Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala." (QS. Fathir: 6)
  3. Menakut-nakuti dengan kemiskinan "Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir)..." (QS. Al-Baqarah: 268)
  4. Membuat manusia lupa mengingat Allah "Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah..." (QS. Al-Mujadilah: 19)
  5. Menghias-hiasi perbuatan dosa Iblis membuat dosa terlihat indah dan menarik di mata manusia

Perbedaan Iblis dan Setan

Pengertian Iblis

Iblis adalah nama untuk sosok tertentu—jin yang menolak sujud kepada Adam. Ia adalah individu yang spesifik dan akan tetap hidup hingga hari kiamat.

Pengertian Setan

Setan adalah istilah umum untuk setiap makhluk (dari jin atau manusia) yang durhaka dan mengajak kepada kesesatan.
Rasulullah ﷺ bersabda: "Setan itu mengalir dalam diri anak Adam seperti mengalirnya darah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Setiap yang mengajak kepada keburukan bisa disebut setan, baik dari golongan jin maupun manusia.

Keturunan Iblis

Iblis memiliki keturunan yang juga akan terus menyesatkan manusia hingga hari kiamat. Mereka adalah para setan dari golongan jin.
Allah berfirman: "...apakah kamu akan mengambil (keturunan)-Nya dan setan-setan sebagai pemimpin selain daripada-Ku?" (QS. Al-Kahfi: 50)
Para ulama berbeda pendapat tentang bagaimana Iblis memiliki keturunan. Sebagian mengatakan ia memiliki pasangan, sebagian lain mengatakan keturunannya tercipta dari perbuatan maksiat yang ia lakukan.

Pelajaran dari Kisah Iblis

1. Bahaya Sombong (Takabbur)

Kesombongan adalah dosa pertama yang dilakukan Iblis dan menjadi penyebab kejatuhannya. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan seberat biji sawi." (HR. Muslim)

2. Ketaatan Harus Murni

Iblis yang dahulu ahli ibadah pun bisa jatuh karena satu ketidaktaatan. Ini mengajarkan kita bahwa:
  • Ibadah harus disertai kerendahan hati
  • Satu dosa besar bisa menghapus kebaikan
  • Ketaatan harus terus dijaga hingga akhir hayat

3. Jangan Meremehkan Dosa Kecil

Dosa yang dianggap kecil oleh Iblis (tidak sujud kepada Adam) justru menjadi awal kehinaannya. Jangan pernah meremehkan dosa sekecil apapun.

4. Asal Usul Bukan Jaminan Kemuliaan

Iblis diciptakan dari api, Adam dari tanah. Namun yang dimuliakan adalah Adam karena ketaatannya. Kemuliaan bukan ditentukan dari asal-usul, tapi dari ketakwaan.
"Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu." (QS. Al-Hujurat: 13)

5. Musuh yang Nyata

Iblis adalah musuh nyata yang harus kita waspadai setiap saat. Kita tidak boleh lengah dari godaannya.

Cara Melindungi Diri dari Godaan Iblis

1. Membaca Ta'awudz

"Apabila kamu akan membaca Al-Quran, maka mintalah perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk." (QS. An-Nahl: 98)
Baca: A'udzu billahi minasy syaithanir rajim

2. Memperbanyak Dzikir dan Mengingat Allah

Setan akan lari dari orang yang banyak mengingat Allah. Perbanyaklah dzikir pagi dan petang.

3. Membaca Al-Quran

Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kamu jadikan rumah-rumahmu seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah." (HR. Muslim)

4. Menjaga Shalat

Shalat adalah benteng dari godaan setan. Jaga shalat lima waktu tepat waktu.

5. Bertaubat dan Istighfar

Segera bertaubat jika terlanjur berbuat dosa. Setan sangat suka pada orang yang terus-menerus berbuat dosa tanpa taubat.

6. Berlindung kepada Allah

Ketika merasa was-was atau godaan setan datang, segera berlindung kepada Allah.
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa:
"A'udzu billahi minasy syaithanir rajim" (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk)

7. Mengetahui Tipu Daya Setan

Dengan mengenal cara-cara setan menyesatkan, kita bisa lebih waspada dan menghindarinya.

Kisah-Kisah Terkait Iblis

Kisah Iblis dengan Nabi Adam di Surga

Iblis berhasil menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah khuldi dengan tipu dayanya. Ia bersumpah atas nama Allah bahwa ia adalah penasihat yang tulus.
"Dan setan membisikkan pikiran jahat kepada mereka untuk menampakkan kepada mereka apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: 'Tuhanmu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (di surga).'" (QS. Al-A'raf: 20)

Iblis dan Nabi Ayub AS

Ketika Nabi Ayub AS diuji dengan penyakit yang sangat parah, Iblis datang menggodanya untuk mengeluh dan putus asa. Namun Nabi Ayub tetap sabar dan bertawakkal kepada Allah.

Iblis dan Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS diberi kekuasaan atas para setan dan jin. Mereka tidak bisa melawan perintah Nabi Sulaiman.

Nasib Akhir Iblis

Kekal di Neraka

Allah telah menjanjikan bahwa Iblis dan para pengikutnya akan masuk neraka Jahannam.
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir (kepada Allah) akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam, demikian pula setan-setan yang durhaka." (QS. Maryam: 68-69)

Penyesalan yang Terlambat

Di hari kiamat, Iblis akan menyesal dan berlepas diri dari para pengikutnya.
"Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: 'Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh karena itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri..."' (QS. Ibrahim: 22)
Namun penyesalan itu sudah terlambat dan tidak bermanfaat.

Pertanyaan Umum tentang Iblis

Apakah Iblis Bisa Melihat Kita?

Iblis dan bangsa jin bisa melihat kita, tetapi kita tidak bisa melihat mereka dalam wujud aslinya.
"Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka..." (QS. Al-A'raf: 27)

Apakah Iblis Bisa Membaca Pikiran?

Iblis tidak bisa membaca pikiran manusia. Ia hanya bisa memberikan was-was dan godaan. Yang mengetahui isi hati dan pikiran hanyalah Allah.

Mengapa Allah Memberi Tangguh Iblis?

Allah memberi tangguh Iblis hingga hari kiamat sebagai:
  • Ujian bagi manusia
  • Bukti kebijaksanaan Allah
  • Cara untuk membedakan siapa yang taat dan siapa yang ingkar

Apakah Iblis Akan Bertaubat?

Tidak. Iblis tidak akan pernah bertaubat. Kesombongan telah menutup hatinya. Ia justru semakin durhaka dan bersikeras menyesatkan manusia.

Kesimpulan

Kisah asal usul Iblis mengajarkan kita banyak pelajaran berharga:
✅ Iblis adalah jin yang diciptakan dari api, bukan malaikat ✅ Kesombongan adalah dosa pertama dan penyebab kejatuhan Iblis ✅ Iblis pernah taat namun jatuh karena satu ketidaktaatan ✅ Iblis adalah musuh nyata yang harus kita waspadai ✅ Allah memberi tangguh Iblis hingga hari kiamat sebagai ujian bagi manusia ✅ Kita harus berlindung kepada Allah dari godaan Iblis ✅ Nasib akhir Iblis adalah neraka Jahannam bersama para pengikutnya
Mari kita ambil pelajaran dari kisah Iblis agar tidak terjerumus dalam kesombongan dan maksiat. Semoga Allah melindungi kita semua dari godaan Iblis dan setan yang terkutuk.
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan yang terkutuk, dan aku berlindung kepada-Mu ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku." (QS. Al-Mu'minun: 97)

Artikel ini ditulis berdasarkan Al-Quran dan Hadits shahih sebagai bahan pembelajaran dan pengingat. Semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita kepada Allah SWT.
#AsalUsulIblis #KisahIblis #KajianIslam #TadabburQuran #IbadahDanAkhlak

Semoga artikel ini bermanfaat! Jangan lupa share untuk mengingatkan sesama muslim tentang bahaya kesombongan dan godaan setan!
oleh : Hikmah Teladan 
Tweet

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Hikmah Teladan. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Artikel keren lainnya:

Ditulis oleh Hikmah Teladan pada tanggal Senin, 22 Juni 2026
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Lihat versi seluler

RSS Feeds Hikmah Teladan

  • RSS Feeds Hikmah Teladan

Postingan Populer

  • 3 Mukjizat "Tersembunyi" Nabi Idris as yang Menjadi Fondasi Peradaban Modern
    Jika ditanya tentang mukjizat Nabi Idris AS, 99% orang akan langsung menjawab: "Beliau diangkat ke langit" atau "Beliau bert...
  • Titik Balik Sejarah Islam "Perang Badar" dan Mukjizat di Padang Pasir
    Dalam lembaran sejarah peradaban dunia, jarang ada pertempuran yang begitu menentukan nasib sebuah agama dan peradaban seperti Perang Badar ...
  • Asal Usul Iblis | Dari Makhluk Mulia Menjadi Musuh Abadi Manusia
    Siapakah Iblis sebenarnya? Bagaimana awalnya makhluk yang dahulu mulia ini berubah menjadi musuh terbesar umat manusia? Simak kisah lengkapn...
  • Fakta dan Mitos: Urutan Tinggi Badan Para Nabi Menurut Islam
    Pernahkah Anda melihat daftar urutan tinggi badan para Nabi yang beredar di media sosial? Mulai dari Nabi Nuh yang dikatakan setinggi 15 met...
  • ASAL MULA WUDHU | Sejarah dan Hikmah di Balik Ritual Suci Umat Islam
    Surabaya, Juni 2026 | Hikmah Teladan PENDAHULUAN: Bersuci Sebelum Berjumpa Sang Pencipta Wudhu merupakan salah satu ritual ibadah yang sang...
  • Keutamaan, Hikmah dan Asal Mula Azan | Seruan Suci yang Menggema Sepanjang Masa
    Oleh: [ Hikmah Teladan ] Azan adalah seruan suci yang terdengar lima waktu sehari, mengajak umat Islam untuk menunaikan shalat berjamaah. Su...
  • HIKMAH PUASA MUHARAM: Keutamaan, Sejarah, dan Manfaat Spiritual di Bulan Suci Allah
    Sby, 25 uni 2026 - Hikmah Teladan Bulan Muharam merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di ...
  • Asal Mula Iqamah | Sejarah, Hikmah, dan Perbedaannya dengan Azan
    Surabaya, Juni 2026 |  [ Hikmah Teladan ] Bagi umat Muslim, Azan dan Iqamah adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan shalat...
  • Pantangan Bulan Muharam | Mitos atau Fakta Syar'i
    Jakarta - Bulan Muharram sering dikaitkan dengan berbagai pantangan di masyarakat Indonesia. Mulai dari larangan menikah, bepergian jauh, h...
  • Makna dan Hikmah dari Kisah Nabi Syits
    Sby, 25 Juni 2026 - Hikmah Teladan Makna dan Hikmah dari Kisah Nabi Syits 1. Keberlanjutan Estafet Kenabian Kisah Nabi Syits mengajarkan bah...

Arsip Blog

  • ▼  2026 (23)
    • ▼  Juni (18)
      • Hikmah Puasa: Transformasi Spiritual, Fisik, dan S...
      • Hikmah di Balik Kecelakaan Lalu Lintas: Pelajaran ...
      • Makna dan Hikmah dari Kisah Nabi Syits
      • Muharam: Bulan Suci Penuh Kemuliaan dan Peristiwa ...
      • Mengenal Kalender Hijriyah dan Amalan Tepat Tiap B...
      • Hari Apa Saja Dilarang Puasa
      • HIKMAH PUASA MUHARAM: Keutamaan, Sejarah, dan Manf...
      • Abu Bakar Ash-Shiddiq: Sahabat Setia Nabi dan Khal...
      • ASAL MULA WUDHU | Sejarah dan Hikmah di Balik Ritu...
      • Asal Mula Iqamah | Sejarah, Hikmah, dan Perbedaann...
      • Keutamaan, Hikmah dan Asal Mula Azan | Seruan Suci...
      • Asal Usul Iblis | Dari Makhluk Mulia Menjadi Musuh...
      • Pantangan Bulan Muharam | Mitos atau Fakta Syar'i
      • Fakta dan Mitos: Urutan Tinggi Badan Para Nabi Men...
      • Titik Balik Sejarah Islam "Perang Badar" dan Mukji...
      • 3 Mukjizat "Tersembunyi" Nabi Idris as yang Menjad...
      • Setan Sangat Suka Tinggal Dimana
      • 3 Ciri-ciri Utama Orang Mukmin
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (24)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (10)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (7)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (29)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (11)
  • ►  2014 (132)
    • ►  Desember (10)
    • ►  November (17)
    • ►  Oktober (27)
    • ►  September (13)
    • ►  Agustus (19)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (66)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (16)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (13)
  • ►  2012 (44)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (22)
  • ►  2011 (281)
    • ►  Desember (13)
    • ►  November (27)
    • ►  Oktober (22)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (21)
    • ►  Juli (18)
    • ►  Juni (31)
    • ►  Mei (31)
    • ►  April (32)
    • ►  Maret (21)
    • ►  Februari (24)
    • ►  Januari (33)
  • ►  2010 (160)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (25)
    • ►  September (28)
    • ►  Agustus (30)
    • ►  Juli (14)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Mei (12)
    • ►  April (11)

Label

Hikmah Islam Nabi Sahabat

Pengikut

Teman Hikmah Teladan

  • Jangka Jawa
  • Kejawen Wetan
  • Obat Sakit 2011
  • Ponsel HP
  • Ruana Sagita
  • Tahtadun
  • Uswah Islam
  • violia sagita blog

Update Teman Hikmah Teladan

  • Ruana Sagita
    Sejarah Sepak Bola: Dari Permainan Kuno Hingga Olahraga Terpopuler di Dunia - Sby, 29 Juni 2026 - Ruana Sagita Sepak bola, olahraga yang kini dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di lebih dari 200 negara, memiliki sejarah panjang...
    2 jam yang lalu
  • violia sagita blog
    Biodata Ajeng Febria: Penyanyi Dangdut Muda Berbakat Asal Blitar yang Sedang Naik Daun - Sby, 29 Juni 2026 - Violia Sagita Dunia musik dangdut Indonesia kembali kedatangan talenta muda yang menjanjikan. Namanya adalah Ajeng Febria, penyanyi dan...
    2 jam yang lalu
  • Kejawen Wetan
    Mengenal Bahasa Jawanya "Kejar": Ngoyak, Mburu, Nguber, Mbujeng dan Makna Filosofis di Baliknya - Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa daerah yang kaya akan kosakata dan nuansa makna. Ketika kita ingin mengungkapkan kata "kejar" dalam bahasa Indonesia, ...
    2 jam yang lalu
  • Obat Sakit 2011
    Obat Sakit Gigi Berlubang Paling Ampuh di Apotek untuk Dewasa - Sby, 29 Juni 2026 - Obat Sakit 2011 Sakit gigi berlubang memang sangat menyiksa dan bisa datang tiba-tiba, bahkan di malam hari. Ketika rasa nyeri berdenyut...
    3 jam yang lalu
  • Ponsel HP
    Motorola Edge 70 Pro+: Kelebihan Kekurangan Flagship Premium yang Mengesankan - Sby, 28 Juni 2026 - Ponsel HP Motorola kembali menghadirkan smartphone flagship yang patut diperhitungkan dengan meluncurkan Motorola Edge 70 Pro+. Sebagai ...
    22 jam yang lalu
  • Uswah Islam
    NAMA-NAMA PERIWAYAT HADITS TERKENAL: Mengenal Para Penjaga Warisan Rasulullah SAW - Sby, 27 Juni 2026 - Uswah Islam Dalam Islam, hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Quran. Hadits adalah segala perkataan, perbuatan, dan persetujua...
    1 hari yang lalu
  • Jangka Jawa
    Tegese Tembung Bangsa Sabrang - Bangsa sabrang tegese apa Tegese yaiku Bangsa manca Tegese Tembung Bangsa Sabrang
    3 hari yang lalu
  • Tahtadun
    Korek - Korek gas merk t-k-i Awet sih menurut saya Korek
    4 hari yang lalu
Copyright © 2015 Hikmah Teladan - Powered by Blogger
Template by Mas Sugeng - Versi Seluler