Tidak semua bentuk bersedekah bernilai afdhol.Bagi orang yang berusia muda dan sedang energik tentunya bersedekah memiliki nilai lebih tinggi di sisi Allah dari pada bersedekahnya seorang yang telah lanjut usia, sakit-sakitan dan sudah menjelang meninggal dunia.
Untuk itulah Nabi SAW memberikan gambaran kepada umatnya mengenai sedekah yang paling afdhol.
Seseorang bertanya kepada Nabi SAW,
"Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling afdhol?".
Beliau menjawab,
"Kau bersedekah ketika kau masih dalam keadaan sehat lagi loba, kau sangat ingin menjadi kaya, dan khawatir miskin.Jangan kau tunda hingga ruh sudah sampai di kerongkongan, kau baru berpesan:"Untuk si fulan sekian, dan untuk si fulan sekian."
Padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan(ahli waris).(HR.Bukhari).
Artikel keren lainnya:
Pertamaxx..
BalasHapusKeduaxx..
BalasHapusMumpung mash muda, Kita rus sering2 sedekah..
Tapi lebih bagus tanpa pamrih loh ya.. biar tambah afdhol..
BalasHapussalam sobat
BalasHapusbenar kita harus bersedekah selagi masih diberi kehidupan dan kesehatan serta kecukupan rizki.
Wah,, subhanallah .. tampaknya cukup sulita untuk melakukan sedekah yang paling afdol .. Bismillah ..
BalasHapusmakasih pencerahannya sobat dan memang semua itu perlu dilakukan selagi kita msh bs menikmati hidup ini serta msh kecukupan rizki,semoga kita semua menjadi orang2 yg suka bersedekah terhadap sesama amin.
BalasHapusWah setuju aku Sob......tp alangkah lebih baiknya klo sedekah itu bukan untuk bangga apalagi pamer Sob...
BalasHapusterima kasih atas pencerahannya ...
BalasHapusBersedekah juga bisa melapangkan rezeki kita :)
BalasHapus