Hikmah Teladan

Hikmah Teladan Umat Islam

  • Home
  • Sitemap
  • Pasang Iklan
Beranda » Islam » 5 Cara Menggapai Surga Lewat Pernikahan

5 Cara Menggapai Surga Lewat Pernikahan

Sebenarnya, bagaimanakah Islam menyikapi potensi konflik rumah tangga supaya tidak menjangkit? Bagaimanakah Islam membimbing kita untuk mewujudkan surga di pelupuk mata?

Pertama, Menikah atas Dasar Islam

Islam memahami bahwa pertimbangan terjalinnya hubungan yang dilanjutkan ke jenjang pernikahan karena empat hal. Karena harta, status sosial, indahnya paras ataupun karena agama.

تنكح المرأة لأربع : لمالها ولحسبها ولجمالها ولدينها فاظفر بذات الدين تربت يداك

“Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, statusnya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah yang beragama, maka kamu akan peroleh keuntungan”

Islam menuntun kita supaya lebih mempertimbangkan agama. Karena sesungguhnya dengan pintu agama lah yang akan mempengaruhi seluruh gerak langkah seorang hamba. Karena sesungguhnya dengan lurusnya pemahaman agama seorang suami ataupun istri akan berpengaruh pada seluruh akhlaq dalam hidup. Dengan akhlaq lah yang akan menjadikan pahitnya hidup menjadi semanis madu. Dengan akhlaq lah yang menjadikan beratnya ujian tak terasa. Sehingga ketenangan rumah tangga akan selalu terjaga karena di saat mendapatkan kemudahan dalam rizki menjadikannya banyak bersyukur dan bila mendapatkan ujian dalam hidup menjadikannya sebagai jalan untuk bersabar.


Namun bila pertimbangan yang diutamakan harta, wah... Semua harta pasti ada hitungannya, kan? Bila kurang pandai memenejnya akan datang masa bangkrutnya. Bila didasarkan pada status sosial, itupun akan begitu mudah hilang di kala pribadi orang tersebut tidak baik. Apa lagi bila didasarkan pada indahnya paras, wah... Lebih parah lagi, karena kulit kita akan kelihatan kenyal dan tidak berkeriput pasti ada masanya. Namun bila pilihan didasarkan pada akhlaq, justru sebaliknya.

Harta akan berdatangan karena sesungguhnya terbukanya harta akan beriringan dengan jujurnya seseorang. Status sosial pun akan mengiringi kita karena kejelasan sikap kita. Dan indahnya paras otomatis akan hadir karena baiknya akhlaq akan memancarkan kesejukan lahir maupun batin.

Subhanalloh...

Maka beruntunglah bagi mereka yang menjadikan agama sebagai pintu pertimbangan menancapkan kasih sayang dan rasa cinta dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Karena dengan agama kita akan selalu terjaga dari segala masalah dan kesalahan.

Kedua, Menyamakan Tujuan

Sebenarnya apa sih tujuan kita berumah tangga? Mungkin pertanyaan ini akan menari-nari di hati maupun pikiran Sahabat Muslimah. Terlebih bila saat ada masalah maupun baru galau (bahas gaul).

Sebagian ummat ini mungkin salah dalam mancanangkan tujuan berumah tangga. Ada yang bertujuan sebatas sebagai penghalalan dalam menyalurkan syahwat, ada yang bertujuan karena ingin memperbanyak anak, ada yang membuktikan bahwa dirinya memang layak menjadi Imam dan ada pula yang bertujuan semata ingin merubah statusnya saja.

Sesungguhnya tujuan pernikahan yang tepat yaitu karena ingin mewujudkan sakinah, mawadah wa Rohmah dalam hidup ini. Adapun beberapa tujuan di atas hanyalah sebatas hikmah di balik pernikahan itu sendiri.

مِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa sakinah adalah rasa condong terhadap pasangan yang menjadikannya tenang, mawaddah adalah rasa cinta sedangkan ar-rahmah adalah kasih sayang. Jadi pengertian umum dari kalimat sakinah, mawadah wa rahmah adalah suasana yang muncul dalam keluarga yang dibuktikan hadirnya rasa damai, tenang dan tentram dalam cinta dengan penuh kasih sayang.

Subhanalloh...




Bila Sahabat Muslimah membayangkan bila ada sebuah keluarga yang memiliki ciri sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibnu Katsir, kebayang, kan... Bagaimana indahnya rumah tangga kita. Rasa dan suasana ini akan hadir bila Sahabat Muslimah dengan sang pangeran satu arah, satu tujuan dan satu landasan dalam mengarungi rumah tangga. Ya, haruslah satu arah, semata ingin menyempurnakan ketaatan kepada Alloh, satu tujuan semata ingin menggapai ridho-Nya dan satu landasan yaitu Al-Qur'an dan sunnah sebagai pijakan di kala susah dan senang.

Ketiga, Pengertian dan Saling Melengkapi

Banyak dari kita yang memaknai saling pengertian berarti saling memahami pasangannya. Sesungguhnya ini baik tapi belum tentu benar. Yang dimaksud saling pengertian yaitu memiliki kesadaran saling membaca dan merasakan pasangannya sehingga tidak ada yang terjebak dalam dosa. Adapun saling melengkapi yaitu selalu siap siaga dalam keadaan apapun untuk selalu saling membantu dan memudahkan, bukannya saling menuntut atau mempersulit. Sebagaimana di saat seorang sahabat bertanya kepada Aisyah Radhiallohu'anha, "Bagaimanakah akhlaq Rosululloh?" Aisyah pun menjawab "Rosululloh adalah laki-laki yang segera melipat lengan bajunya di kala berada di rumah".

Rosululloh melipat lengan bajunya bukan karena supaya kelihatan lebih maco di hadapan istrinya, namun itu dilakukan Rosululloh karena ingin membantu apa yang menyibukkan istrinya di rumah. Alloh telah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan” (QS. At Tahrim: 6)

Inilah sebenarnya tujuan utama kenapa pasangan suami istri harus saling pengertian dan saling melengkapi. Karena hakekatnya pasangan hidup haruslah saling tolong menolong bagaikan Ali Radhiallohu'ahu dan istrinya yang bergiliran menjaga anaknya di kala sholat tahajud.

Keempat, Memahami Hak dan Kewajiban

Di sinilah bila pasangan suami istri kurang memahaminya bisa menjadi pintu awal dari problema rumah tangga. Sesungguhnya atas wujud dhohir antara suami istri memiliki kesamaan atas hak dan kewajiban. Namun yang terjadi dalam kehidupan, seolah-olah yang menjadi objek atas tuntutan dalam hidup ini hanyalah wanita. Namun sesungguhnya itu salah besar. Seorang suami memiliki hak mendapatkan pelayanan sebaik-baiknya dari istri, pun demikian sebaliknya. Seorang suami memiliki hak menuntut istrinya untuk selalu terlihat cantik di hadapanya, sesungguhnya seorang istri pun memiliki hak untuk itu juga.

Namun yang membedakan antara suami dan istri adalah pada fungsi dan kedudukan. Secara agama fungsi suami atas istri sebagai pelengkap dalam urusan addin, agama, karena bagi wanita, pernikahan adalah setengah dari agamanya. Hal itu terjadi karena banyak urusan Addin yang tidak mungkin bisa dilakukan seorang muslimah sendirian. Secara kedudukan suami adalah sebagai pemimpin wanita, namun sesungguhnya keduanya memiliki keseimbangan hak dengan takaran kecerdasan yang menimbulkan sikap yang tepat dan nyaman (ma'ruf).

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Imam Ath-Thobari Rahimahullahu Ta’ala menyebutkan hal yang senada, bahkan beliau menjelaskan makna sebagian hak yang dimaksud dalam ayat tersebut dengan mengatakan, “Sebagian ahli tafsir yang lain mengatakan maknanya ialah mereka (para istri) memiliki hak atas berhiasnya suami sebagaimana para suami memiliki hak atas berhiasnya istri-istri mereka menurut selera pasangan masing-masing.”.

Oleh sebab itu Ibnu Abbas mengatakan, “Sungguh aku pun berhias untuk istriku sebagaimana ia berhias untukku, dan aku tidak suka menuntut seluruh hak-hakku dari istriku sehingga mengharuskan aku untuk memenuhi seluruh hak-haknya juga, yang demikian itu sebab Alloh Subhanahu Wata’ala berfirman, (kemudian beliau menyebutkan firman Alloh di atas), maknanya berhias yang tidak sampai berbuat dosa.”

Kelima, Menjaga Kebersamaan

Di sinilah yang akan menjadi hiasan keluarga bak surga dunia. Munculnya rasa saling keterikatan dan ketergantungan antar pasangan hidup. Saling terikat, karena apapun yang ia lakukan dalam urusan keduniaan selalu menggunakan pertimbangan ridhonAlloh sebagai pondasi dasar, namun itu semua dibungkus dengan hiasan apapun yang disenangi oleh pasangan hidupnya. Saling tergantung karena munculnya keterbukaan dan bagi tugas dalam urusan dunia.

Bayangkan seandainya hal ini kurang disadari, bila ada seorang suami memikirkan bawang merah kan nggak lucu. Atau sebaliknya, seorang istri justru yang memikirkan urusan pekerjakan suaminya, kebayang bagaimana riweuhnya... Maka keindahan dan kenyamanan bahtera rumah tangga ini terwujud karena minimnya potensi konflik yang ada karena tidak adanya tumbang tindih atas eksekutor segala keperluan hidup ini. Hal ini terwujud karena adanya saling memahami.

Namun kebersamaan ini justru muncul dalam keindahan ubudiyah dan munajad. Inilah yang sering dilupakan pasangan suami istri saat ini. Dengan kebersamaan dan saling mengingatkan dalam urusan ubudiyah ini sebagai pijakan awal sebelum saling mengingatkan dalam urusan keduniaan. Bila saling kebersamaan dalam urusan ubudiyah bisa berjalan dengan baik, secara otomatis dalam urusan dunia akan melenggang tanpa hambatan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

( رحم الله رجلاً قام من الليل فصلى وأيقظ امرأته فإن أبت نضح في وجهها الماء ، رحم الله امرأة قامت من الليل فصلت وأيقظت زوجها فإن أبى نضحت في وجهه الماء ) رواه أبو داود بإسناد صحيح

“Semoga Allah merahmati seorang suami yang bangun di malam hari, lalu ia shalat dan membangunkan isterinya. Jika isterinya tidak mau bangun ia percikkan air di wajahnya. Semoga Allah merahmati seorang isteri yang bangun di malam hari lalu shalat, dan membangunkan suaminya, jika tidak mau bangun ia percikkan air di wajahnya.” ( HR Abu Daud dengan sanad shahih.)

Subhanalloh...

Di saat hubungan suami istri di hadapan Alloh bisa dinikmati dengan kenyamanan dan kenikmatan, insyaAlloh barokah akan selalu menghiasi rumah tangga tersebut. Melimpahnya rezeki dan kenyamanan hidup insyaAlloh pun akan mengikutinya. Inilah sesungguhnya "SURGA DIPELUPUK MATA"

sumber: [ukhwatuna/may/voa-islam.com]
Tweet

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Hikmah Teladan. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Artikel keren lainnya:

Ditulis oleh Violia Sagita pada tanggal Selasa, 14 Oktober 2014
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda

RSS Feeds Hikmah Teladan

  • RSS Feeds Hikmah Teladan

Postingan Populer

  • 3 Mukjizat "Tersembunyi" Nabi Idris as yang Menjadi Fondasi Peradaban Modern
    Jika ditanya tentang mukjizat Nabi Idris AS, 99% orang akan langsung menjawab: "Beliau diangkat ke langit" atau "Beliau bert...
  • Titik Balik Sejarah Islam "Perang Badar" dan Mukjizat di Padang Pasir
    Dalam lembaran sejarah peradaban dunia, jarang ada pertempuran yang begitu menentukan nasib sebuah agama dan peradaban seperti Perang Badar ...
  • Asal Usul Iblis | Dari Makhluk Mulia Menjadi Musuh Abadi Manusia
    Siapakah Iblis sebenarnya? Bagaimana awalnya makhluk yang dahulu mulia ini berubah menjadi musuh terbesar umat manusia? Simak kisah lengkapn...
  • ASAL MULA WUDHU | Sejarah dan Hikmah di Balik Ritual Suci Umat Islam
    Surabaya, Juni 2026 | Hikmah Teladan PENDAHULUAN: Bersuci Sebelum Berjumpa Sang Pencipta Wudhu merupakan salah satu ritual ibadah yang sang...
  • Fakta dan Mitos: Urutan Tinggi Badan Para Nabi Menurut Islam
    Pernahkah Anda melihat daftar urutan tinggi badan para Nabi yang beredar di media sosial? Mulai dari Nabi Nuh yang dikatakan setinggi 15 met...
  • Keutamaan, Hikmah dan Asal Mula Azan | Seruan Suci yang Menggema Sepanjang Masa
    Oleh: [ Hikmah Teladan ] Azan adalah seruan suci yang terdengar lima waktu sehari, mengajak umat Islam untuk menunaikan shalat berjamaah. Su...
  • HIKMAH PUASA MUHARAM: Keutamaan, Sejarah, dan Manfaat Spiritual di Bulan Suci Allah
    Sby, 25 uni 2026 - Hikmah Teladan Bulan Muharam merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di ...
  • Asal Mula Iqamah | Sejarah, Hikmah, dan Perbedaannya dengan Azan
    Surabaya, Juni 2026 |  [ Hikmah Teladan ] Bagi umat Muslim, Azan dan Iqamah adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan shalat...
  • Pantangan Bulan Muharam | Mitos atau Fakta Syar'i
    Jakarta - Bulan Muharram sering dikaitkan dengan berbagai pantangan di masyarakat Indonesia. Mulai dari larangan menikah, bepergian jauh, h...
  • Hikmah Puasa: Transformasi Spiritual, Fisik, dan Sosial yang Mengubah Hidup
    Sb y, 29 Juni 2026 - Hikmah Teladan  Puasa bukan sekadar menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam ma...

Arsip Blog

  • ►  2026 (23)
    • ►  Juni (18)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (24)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (10)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (7)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (29)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (11)
  • ▼  2014 (132)
    • ►  Desember (10)
    • ►  November (17)
    • ▼  Oktober (27)
      • Khalifah Umar bin Khattab Sangat Peduli
      • Ahok Katanya Dihujat Via Mimbar Masjid
      • Hadits Tentang Bahaya Keluar Saat Maghrib
      • Amalan Sesat Lain di Bulan Muharam
      • 15 Macam Tanda Kalau Bencana akan Segera Ditimpakan
      • Keunikan Demam pada Manusia
      • Hukum Gadai dalam Islam
      • Apakah Hukum Karma itu Ada?
      • Kisah Raja Iskandar Zulkarnain dari Romawi
      • Apa itu Khawarij dan 8 Ciri-Cirinya
      • Apa Hukum Selamatan Sesudah Pulang Haji
      • Para Pemimpin Penyesat Sangat Dikhawatirkan Nabi
      • Syiah Ajarkan Bahwa Abu Bakar dan Umar adalah Musu...
      • Kisah Nabi Ibrahim dan Patung
      • Semua Kyai NU Perbolehkan Hisap Rokok
      • Doa Agar Segera Dapat Jodoh
      • 5 Cara Menggapai Surga Lewat Pernikahan
      • Kapan Anak Perempuah Harus Memakai Jilbab
      • Kehebatan Surat Fush­shilat Ayat 26 Bikin Kagum
      • Bolehkah Shalat Gerhana Sendiri di Rumah
      • Apa Hukum Haji dari Harta Haram
      • Ahok Gugat Pedagang Hewan Qurban
      • 4 Nasehat Nabi SAW untuk Para Suami
      • Doa Menyembelih Hewan Kurban
      • 11 Aturan dan Adab Shalat Iedul Adha
      • Jenis Hewan Kurban yang Diperbolehkan
      • Selamat dari Kecelakaan Berkat Sedekah
    • ►  September (13)
    • ►  Agustus (19)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (66)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (16)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (13)
  • ►  2012 (44)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (22)
  • ►  2011 (281)
    • ►  Desember (13)
    • ►  November (27)
    • ►  Oktober (22)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (21)
    • ►  Juli (18)
    • ►  Juni (31)
    • ►  Mei (31)
    • ►  April (32)
    • ►  Maret (21)
    • ►  Februari (24)
    • ►  Januari (33)
  • ►  2010 (160)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (25)
    • ►  September (28)
    • ►  Agustus (30)
    • ►  Juli (14)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Mei (12)
    • ►  April (11)

Label

Hikmah Islam Nabi Sahabat

Pengikut

Teman Hikmah Teladan

  • Jangka Jawa
  • Kejawen Wetan
  • Obat Sakit 2011
  • Ponsel HP
  • Ruana Sagita
  • Tahtadun
  • Uswah Islam
  • violia sagita blog

Update Teman Hikmah Teladan

  • Ruana Sagita
    Sejarah Sepak Bola: Dari Permainan Kuno Hingga Olahraga Terpopuler di Dunia - Sby, 29 Juni 2026 - Ruana Sagita Sepak bola, olahraga yang kini dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di lebih dari 200 negara, memiliki sejarah panjang...
    6 jam yang lalu
  • violia sagita blog
    Biodata Ajeng Febria: Penyanyi Dangdut Muda Berbakat Asal Blitar yang Sedang Naik Daun - Sby, 29 Juni 2026 - Violia Sagita Dunia musik dangdut Indonesia kembali kedatangan talenta muda yang menjanjikan. Namanya adalah Ajeng Febria, penyanyi dan...
    6 jam yang lalu
  • Kejawen Wetan
    Mengenal Bahasa Jawanya "Kejar": Ngoyak, Mburu, Nguber, Mbujeng dan Makna Filosofis di Baliknya - Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa daerah yang kaya akan kosakata dan nuansa makna. Ketika kita ingin mengungkapkan kata "kejar" dalam bahasa Indonesia, ...
    6 jam yang lalu
  • Obat Sakit 2011
    Obat Sakit Gigi Berlubang Paling Ampuh di Apotek untuk Dewasa - Sby, 29 Juni 2026 - Obat Sakit 2011 Sakit gigi berlubang memang sangat menyiksa dan bisa datang tiba-tiba, bahkan di malam hari. Ketika rasa nyeri berdenyut...
    6 jam yang lalu
  • Ponsel HP
    Motorola Edge 70 Pro+: Kelebihan Kekurangan Flagship Premium yang Mengesankan - Sby, 28 Juni 2026 - Ponsel HP Motorola kembali menghadirkan smartphone flagship yang patut diperhitungkan dengan meluncurkan Motorola Edge 70 Pro+. Sebagai ...
    1 hari yang lalu
  • Uswah Islam
    NAMA-NAMA PERIWAYAT HADITS TERKENAL: Mengenal Para Penjaga Warisan Rasulullah SAW - Sby, 27 Juni 2026 - Uswah Islam Dalam Islam, hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Quran. Hadits adalah segala perkataan, perbuatan, dan persetujua...
    2 hari yang lalu
  • Jangka Jawa
    Tegese Tembung Bangsa Sabrang - Bangsa sabrang tegese apa Tegese yaiku Bangsa manca Tegese Tembung Bangsa Sabrang
    3 hari yang lalu
  • Tahtadun
    Korek - Korek gas merk t-k-i Awet sih menurut saya Korek
    4 hari yang lalu
Copyright © 2015 Hikmah Teladan - Powered by Blogger
Template by Mas Sugeng - Versi Seluler